Hari Idul Fitri Tak Sekedar Bermaaf-maafan Semata


Tak terasa waktu bergulir begitu cepat, baru kemarin umat muslim menjalani ibadah puasa ramadhan sebulan penuh dan tepat di hari jumat penuh barokah merayakan hari idul fitri 1439 Hijriyah. Bisa dibilang hari Idul Fitri salah satu moment istimewa bagi umat islam akhirnya bisa meraih kemenangan sesungguhnya untuk kembali ke FitrahNya.

Aku termasuk salah satu didalamnya yang turut bahagia haru menyambut kedatangan hari Idul Fitri walaupun di malam takbir sempat menangis terharu karena ketidakrelaan telah ditinggal oleh bulan ramadhan dan merasa belum menjamunya dengan begitu baik. Untuk cerita tadi sekedar intermezo saja ya, selanjutnya kita kembali ke pembahasan intinya. 


Hari idul fitri yang datang setahun sekali di bulan hijriyah selama ini biasanya diekspetasikan dengan bermaaf-maafan, makan kue lebaran sampai photo bareng padahal kenyataannya ada manfaat yang bisa diambil dari moment special itu diantaranya :

1. Ajang Bersilahturahmi


Idul fitri secara tidak langsung merekatkan tali silahturahmi dengan sesama terutama sanak famili atau kerabat. Jika biasanya say hello atau menanyakan kabar hanya lewat sosial media yang dimiliki, nah di moment ini bisa saling mengobrol lebih akrab dan saling mengenal satu sama lain. Bisa jadi karena faktor rutinitas kesibukan yang mendera juga tempat tinggal yang jauh sehingga silahturahmi selama ini kurang intens. Dari moment silahturahmi ini selanjutnya terjalin rasa kekeluargaan yang begitu indah dan baik. Siapa tahu saja bisa bertemu jodoh bagi yang belum menikah karena efek dicomblangin. Hehe

2. Berbagi Rezeki


Moment idul fitri selalu dinantikan oleh para anak kecil untuk bisa meraup rezeki sebanyak-banyaknya saat berlebaran ke rumah sanak famili, tetangga maupun kolega orang tuanya. Biasanya sang empunya rumah tak hanya berbagi kebahagiaan dengan hanya menjamu lewat hidangan kue maupun menu makanan istimewa lainnya, tapi juga membagi rezekinya dengan memberikan salam tempel lebaran atau angpau buat anak kecil dari yang masih bayi sampai menginjak Abg (Anak baru gede) masih sekolah. Terkadang ada yang sudah bekerja masih juga kebagian salam tempel, itu anggap saja kecipratan rezeki dadakan sudah mau bersilahturahmi. Alhamdulillah, lumayan buat beli kuota data internet (pikir saya dalam hati). Hehe

3. Muhasabah Diri

Menjalani ibadah puasa ramadhan hampir sebulan penuh bukan sekedar sebagai kewajiban seorang muslim semata tapi juga pesantren hati atau jiwa untuk membentuk pribadi yang lebih baik. Jadi, setelah puasa usai sifat atau perilaku kita benar-benar berubah lahir bathin. Idul fitri ini bukan hanya meminta maaf saja terhadap sesama, namun lebih bermuhasabah diri atau intropeksi diri atas segala kesalahan di masa lampau supaya kedepannya tak akan akan lagi mengulangi kesalahan yang sama. Mulailah membuka lembaran yang baru dengan harapan lebih baik dan baru.

Seperti itulah menurut pandangan saya mengenai hari idul fitri, bukan hanya bersalaman juga bermaafan semata tapi ada juga manfaatnya bagi anak kecil sampai orang dewasa. Jika ada yang mau tambahkan cerita idul fitri versi kamu boleh banget share di comment ya. Tak lupa, saya dan belum berkeluarga (doakan saja, Insya Allah tahun depan sudah berkeluarga) mengucapkan :

"Selamat Hari Idul Fitri 1439 H, Mohon Maaf Lahir Bathin, Semoga kita meraih kemenangan yang sesungguhnya dan menjadi pribadi lebih baik. Aamiin πŸ˜‡πŸ˜‡"

4 komentar:

  1. Buatku, lebaran lebih ke silaturrahmi kepada keluarga. Kalo hari2 biasa ga pernah ketemu, saat lebaran itulah kita bisa kumpul dan menyambung silaturrahmi. Tp kalo di keluargaku, justru di hari lebaran aku dan suami ga ketemu orang tua. Krn pasti aja tiap lebaran kita swmua terpisah ngerayainnya. Jadi lebih ketemuan ama om tante dan sanak yang lain. Toh kalo ortu, udah ketemu saat di hari2 biasa :D.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bisa dibilang lebaran itu moment special bisa menyambungkan silahturahmi keluarga yang jarang ditemui di hari biasa. Btw, makasih banyak untuk sharingnya... 😊

      Hapus
  2. Mohon maaf lahir batin �� Momen paling membahagiakan bersama keluarga adalah saat Idulfitri. Alhamdulillaah orangtuaku masih ada.. masih ada kesempatan berbuat kebaikan... menyenangkan orangtua ��

    BalasHapus
    Balasan
    1. Alhamdulillah yaa mbak nurul, semoga sehat2 selalu dan panjang umur buat orang tua tercinta. Aamiin YRAπŸ™πŸ™

      Hapus

Terima kasih atas kunjungannya, dan silakan berkomentar yang baik dan mengesankan.
Mohon jangan mengirimkan link hidup karena otomatis saya hapus. πŸ™πŸ™

Diberdayakan oleh Blogger.