Pengalaman Menyenangkan Menjadi Guru TK


Assalamualaikum guys...

Apakabarnya nih blog, secara sudah lama gak update maklum saja lagi sibuk dengan dunia baruku?😂Oh, ya sumpah deh masih belum percaya kalau aku sudah menjadi guru TK (Taman Kanak-Kanak) secara background pendidikan yang hanya lulusan sekolah SMEA mengambil jurusan marketing (pemasaran) dan gak pernah juga makan bangku kuliah. Hikshiks

Guru TK, salah satu impianku yang pernah terbersit dalam hati dan gak menyangka sama sekali Allah SWT mengabulkannya. Ketika tawaran tersebut menghampiri, aku sempat gak percaya diri kira-kira bisa gak ya menjadi guru Tk? maksudnya disini yaitu Guru TK yang terbaik bagi anak muridnya. Aamiin Allahumma Aamiin🙏

Hasil mewarnai ibu guru (dokpri)
Bismillah saja, pintaku dalam hati. Senangnya lagi profesi ini mendapat support begitu baik dari keluarga tercinta termasuk someone specialku💗. Tepat di tanggal 23 januari 2019, aku memulai dunia baru bersinergi dengan anak-anak yang lucu juga polos. Alhamdulillah, penerimaan mereka begitu baik dan welcome terhadap aku setelah hampir sebulan lebih ditinggal guru sebelumnya karena ingin focus dengan keluarga.

Tak terasa sudah 2 bulan lebih aku menggeluti dunia baru ini, tentunya ada banyak hal yang aku alami mulai suka dan duka tapi itu bagian dari perjalanan hidup yang tak terlupakan dan tak terbayarkan oleh materi berapapun. Bagiku dunia anak merupakan masa keemasan yang tak terulang untuk kedua kalinya, rasanya bahagia sekali ketika Allah SWT mengizinkan aku untuk berkontributor dalam dunia pendidikan walaupun ilmu yang dimiliki masih cetek alias minim😭

Menilai hasil tulisan anak murid (dokpri)
Oh, ya alasan terbesar ingin terjun dalam dunia pendidikan ini, berharap dengan sisa hidupku ini bisa mendidik atau membimbing murid tercinta menjadi generasi penerus bangsa dengan akhlak baik dan bermanfaat bagi orang banyak. Bagiku pendidikan usia dini sangat penting agar anak-anak kita jangan sampai terhipnotis oleh hal-hal yang buruk di luar sana💞

Jujur saja, menjadi guru TK diperlukan tingkat kesabaran dan kelembutan yang luar biasa. Seketika naluri keibuanku penuh kelembutan juga kasih sayang muncul saat ada anak yang tiba-tiba tantrum karena suatu hal sepele misalnya diledekin temannya, gak diajak main, mainannya diambil, dan sebagainya. Dari situlah aku mendapat pengalaman baru untuk lebih sabar dalam menghadapi anak bukan dengan kekasaran tapi kelembutan atau kasih sayang💞

Di dunia baruku jadi bisa mengenal lebih dekat karakter setiap anak yang berbeda juga unik mulai dari sifat yang cengeng, lincah, tegas, mudah mengantuk atau lemas, dan sebagainya. Dari situlah berasa flasback ke masa kecil aku seperti apa dan bagaimana ya?? Tapi mana mungkin juga aku ingat😂

MasyaAllah, nyatanya Allah SWT Maha Adil dan Pengasih dimana aku yang tak pernah merasakan bangku TK akhirnya di tahun 2019 ini aku mengalaminya bukan sebagai murid ya tapi seorang guru buat mereka. Alhamdulillah, berawal dari sekedar bisikan hati akhirnya menjadi nyata atas ridho Sang Ilahi. Langkah ini masih baru dan panjang harus dilewati semoga aku senantiasa diberikan kemudahan dan kelancaran untuk menjalaninya dengan baik. Aamiin YRA🙏💞

1 komentar:

  1. Terharu kak aku bacanya.. Uwuwuw..
    Alhamdulillah yaa kak impiannya tercapai..
    Soon tinggal mencapai impian berikutnya.. Semangat kaaaak

    BalasHapus

Terima kasih atas kunjungannya, dan silakan berkomentar yang baik dan mengesankan.
Mohon jangan mengirimkan link hidup karena otomatis saya hapus. 🙏🙏

Diberdayakan oleh Blogger.