Mama, Barakallah Fii Umrik Yaa♥

Bulan Juli bisa dibilang bulan masehi yang sangat special karena beberapa orang kesayanganku berulang tahun salah satunya permata dan pelita hatiku yaitu mamah.
Aku hanya memberikan doa dan jejak pena dalam blog ini pada hari special mama yang akan selalu terekam sepanjang mama.

Sebagai seorang ibu yang telah menghadirkan aku di dunia ini, mama bisa dibilang sosok yang begitu berarti sekali buat aku tak hanya menjadi pelipur lara sekaligus pendengar terbaik bagi keluarga yang memberikan solusi saat kami butuh saran atau masukan di tengah kebimbangan masalah. Mama berusaha memposisikan diri menjadi sahabat terbaik bagi anak-anaknya sehingga kami tak sungkan lagi bercerita dan mendengarnya penuh rasa kasih sayang dan cinta darinya.

Ada suatu cerita di masa kecil yang membawaku perasaan bersalah sama mama yaitu moment pelajaran pramuka kalau gak salah di hari sabtu dimana aku ketinggalan membawa tongkat pramuka sebagai salah satu perlengkapan yang wajib dibawa, setelah mengantarkan aku sampai gerbang sekolah kemudian mama pulang dan rela balik lagi demi anak tercintanya untuk membawakan tongkat pramuka dengan menempuh jalan kaki sekitar 1 km melalui jalan kampung... Ya Allah mama sebegitu besarnya pengorbanan untuk anak tercinta supaya kelak menjadi orang yang berguna dan sukses darinya dibela-belain pulang hanya sekadar ambil tongkat pramuka😢

Itu baru cerita yang pertama, aku lanjutkan ke cerita yang kedua ya tentang pengorbanan mama hampir mempertaruhkan nyawanya. Masih di hari sabtu bertepatan dengan moment pengambilan raport sekolah SMP kelas berapanya aku lupa dan aku menyuruh mama untuk mengambil raport karena selama ini soal rapat sekolah, pengambilan rapot, dan urusan sekolah lainnya mamalah yang lebih berperan dibanding bapak soalnya sudah sibuk dengan berdagang. Saat itu mama sudah bilang besok atau lusa saja ambilnya karena firasatnya lagi gak baik tapi tetap aja aku maksain harus hari itu dan seperti biasa mama menuruti perintah anaknya dan firasat yang dirasakan beliau menjadi kenyataan yaitu mama mengalami kecelakaan pada saat mau ke sekolah beliau diserempet motor vespa hingga terjatuh. 

Allah SWT begitu baik terhadap hambaNYA walaupun keserempet motor kondisi mama gak luka sama sekali masih bisa bangun dan jalan kemudian pulang ke rumah dengan tangan hampa tapi gak apa-apa yang terpenting keselamatan mama itu lebih penting dari apapun juga. Jujur saja saat itu aku merasa bersalah banget maksain mama ambil rapot padahal  beliau sudah jelas menolaknya besok saja karena mempunyai firasat buruk, ya Allah alhamdulillah banget engkau masih melindungi dan menyelamatkan mama kami dalam insiden kecelakaan itu batinku dalam hati. Dari kecelakaan yang mama alami aku dapat pelajaran berharga banget bahwa segala sesuatu yang sekiranya tak bisa dilaksanakan hari itu jangan dipaksakan jika hanya mencelakakan keluarga atau orang lain.

Sebenarnya masih banyak kisah tentang mama mulai dari berurai air mata suka maupun duka dimana pengorbanan dan perjuangannya untuk anak tercinta itu begitu besar, mungkin aku kalau di posisi beliau tak akan sanggup menjalaninya. Huhu Seperti kata kiasan kalau kasih ibu sepanjang masa sampai kapanpun akan selalu ada buat anak tercinta. Mama, Barakallah fii umrik ya panjang umur sehat selalu dan berkah dunia akhirat... Aamiin YRA ♥






Tidak ada komentar

Terima kasih atas kunjungannya, dan silakan berkomentar yang baik dan mengesankan.
Mohon jangan mengirimkan link hidup karena otomatis saya hapus. 🙏🙏

Diberdayakan oleh Blogger.