Pernikahan : Menggapai Kebahagiaan Dan Keberkahan Dari Sang Ilahi


Menikah, memiliki anak dan bahagia salah satu impian hidup insan manusia walaupun tak sedikit yang mengalami kesulitan ketika bertemu jodohnya. Jadi, beruntunglah yang sekarang sudah mencicipi mahligai pernikahan. Dan yang belum menikah janganlah bersedih dan gundah gulana selalu berhusnuzon kepada Sang Pemilik Takdir bahwa  jodohnya lagi dipersiapkan pada waktu yang benar-benar tepat.

Rasa dilematis mendera saat hampir semua teman telah melepas lajangnya dan memiliki anak tinggallah beberapa saja masih setia melajang contohnya diriku bukan karena tak laku atau terlalu selektif dalam soal jodoh tapi lebih belum menemukan yang terbaik untuk menjadi pasangan hidup. Jangan sampai salah pilih hanya karena tergesa-gesa menikah demi menghilangkan stigma negatif di luar sana.

Rasa penasaran yang mengelayuti, akupun mendapat pencerahan soal pernikahan itu seperti apa dari seorang sahabat sejati. Bisa dibilang selama ini bila ada masalah apapun aku selalu berbagi cerita dengannya yang dekat sejak duduk di bangku smp kelas satu hingga sekarang.

Jadi, kalau dihitung-hitung sudah hampir 15 tahunan kami bersahabat, kebetulan dia lebih beruntung karena telah menikah 8 tahun yang lalu dan telah memiliki 2 putri yang lucu-lucu. Dari murni, sapaan akrab untuknya jadi banyak belajar mengenai pernikahan itu seperti apa mulai dari ekonomi, keluarga, lingkungan dan sebagainya namun di luar masalah intim lebih privacy ya kalau itu off the record lho. Hehehe

Murni bilang menjalani hubungan pada saat pacaran dengan setelah menikah itu ada perbedaannya yang sangat jauh sekitar 360 derajat. Karena ketika pacaran sifat asli dari masing-masing pasangan kita belum kelihatan alias masih jaim atau jaga image. Yang terlihat hanya yang nampak indah atau baik-baik saja.

Menurut murni masa pacaran merupakan masa yang paling indah karena lebih melihat kesempurnaan satu sama lain dan pastinya saling mencintai. Sebaliknya ketika sudah menikah semua kejelekan atau keburukan maupun kekurangan pasanganmu tersingkap semua.

Itulah alasan di awal pernikahan bagi pasangan pengantin baru biasanya akan dibumbui dengan cekcok rumah tangga yang biasanya karena hal sepele. Bayangkan saja, menyatukan dua kepala dengan sifat yang berbeda dalam satu kapal tak semudah membalikkan telapak tangan lho.

Belum lagi harus bersosialisasi dengan keluarga besar suamimu mulai dari kakak, adik, tante, om, keponakan, sepupu dan sebagainya yang mau gak mau kita memposisikan diri menjadi istri terbaik di mata keluarganya supaya suami merasa bahagia juga bangga telah memilih kamu menjadi pelabuhan terakhirnya.

Murni menambahkan juga saat kita telah memiliki anak disitulah ego dan mau menang sendiri ketika menghadapi masalah segera dihindarkan atau dihilangkan demi sang buah hati supaya mereka tak pernah tahu atau terlibat dalam konflik orangtuanya. Ada baiknya salah satu antara kamu atau suami saling mengalah dan meredam emosi lebih ke intropeksi diri sambil mencari solusi terbaiknya bagaimana.

Seuntai pesan murni yang selalu kuingat hingga saat ini yaitu Lebih baik dicintai daripada mencintai dan hargai pula seseorang yang mau berjuang untuk mempertahankan dirimu walaupun begitu banyak ujian cinta yang menghadapi itulah bukti salah satu kesetiaan seorang pria. Aamiin YRA Sampai tulisan ini diterbitkan murni, sahabatku no kontaknya belum aktif juga mungkin dia sedang bahagianya menikmati peran ibu muda dari 2 putri yang masih balita. Hanya satu pintaku semoga kebahagiaan selalu menyertaimu dan keluarga kecilmu yaa mur. Aamiin YRA

Dari benang merah yang aku tarik dari sharing bersama murni bahwa pernikahan tak hanya menyatukan dua hati sekaligus dua keluarga yang berbeda latar belakang selain itu dalam menjalani pernikahan sebisa mungkin menghilangkan ego ketika ditimpa masalah demi keharmonisan dan keutuhan keluarga. Niatkan kembali bahwa tujuan pernikahan ini untuk mengapai kebahagiaan dan keberkahan dari Sang Ilahi.


Tidak ada komentar

Terima kasih atas kunjungannya, dan silakan berkomentar yang baik dan mengesankan.
Mohon jangan mengirimkan link hidup karena otomatis saya hapus. πŸ™πŸ™

Diberdayakan oleh Blogger.